Posisi tidur misalnya apa yang sebagai favorit Anda? Apakah tidur telentang, menyamping ke sisi kanan atau kiri, atau tengkurap? Jawabannya sudah pasti berbeda-beda. Tetapi, jikalau Anda terbiasa tidur tengkurap setiap malam, usahakan segera ubah kebiasaan ini. Bukan cuma bikin badan sakit, sering tidur tengkurap ternyata bisa memicu penyakit serius, lho.
Kenapa posisi tidur tengkurap wajib dihindari?
Anda mungkin pernah mencoba aneka macam posisi tidur demi tidur lebih nyenyak dan nyaman. Beberapa orang mengaku bahwa tidur menggunakan posisi tengkurap sanggup membantu membuat mereka tidur lebih nyenyak.
Sayangnya, posisi tidur tengkurap justru dinobatkan sebagai posisi tidur terburuk buat kesehatan, lho. Meskipun dapat membantu mencegah sleep apnea & kebiasaan ngorok, para pakar sepakat bahwa tidur tengkurap memberikan lebih poly risiko daripada manfaatnya untuk kesehatan.
Beberapa bahaya tidur tengkurap buat kesehatan meliputi:
1. Nyeri tulang belakang
![]() |
| Punggung sakit ketika bernapas |
Orang yang sering tidur tengkurap setiap malam tak jarang kali mengeluh kesakitan waktu bangun tidur. Letak sakitnya bhineka, mulai dari bagian leher, punggung, atau persendian.
Hal ini tentu adalah dampak menurut posisi tidur yang galat. Dilansir menurut Mayo Clinic, tidur dengan posisi tengkurap bisa mengganti kurva alami tulang belakang yg menyebabkannya kaku & menegang.
Sementara itu, berat badan Anda berpusat pada bagian tengah tubuh alias tulang belakang. Ketika Anda tidur tengkurap, maka tekanan pada bagian tengah tubuh Anda jadi tidak seimbang sehingga memicu nyeri tulang belakang.
Terlebih lagi, tulang belakang merupakan saluran utama yg terisi oleh banyak saraf tubuh. Apabila tulang belakang ini mengalami nyeri, maka otomatis saraf-saraf tubuh pada dalamnya akan ikut terganggu. Itulah kenapa Anda mungkin akan mengalami kesemutan bahkan tewas rasa pada beberapa bagian tubuh selesainya bangun tidur.
2. Leher kaku
![]() |
| Mencegah leher sakit |
Memang, Anda mungkin tidak akan merasakan sakit leher saat pertama kali tidur dengan posisi tengkurap. Namun, seseorang dokter seorang ahli chiropractic dari Cleveland Clinic, Andrew Bang, DC, mengungkapkan bahwa sendi leher akan bergeser sedikit-sedikit & memicu kerusakan serius jika nir cepat-cepat ditangani.
Anda bisa mengalami leher kaku yang parah, yang dalam kata medis disebut menggunakan herniated disc. Herniated disc merupakan syarat saat diskus pada tulang leher menyembul & pecah. Diskus yg bocor ini akan mengeluarkan gelatin pada dalamnya yg kemudian bisa mengiritasi tulang belakang. Anda akan mencicipi nyeri yang luar biasa & membutuhkan penanganan secepatnya apabila mengalami hal ini.
3. Janin tergencet
![]() |
| Tidur tengkurap waktu hamil |
Tetapi usahakan, hindari posisi tidur tengkurap waktu hamil. Ini lantaran berat badan ekstra pada bagian perut dapat menekan tulang belakang & justru memicu nyeri punggung.
Tidak hanya berdampak pada sisi bunda, bayi Anda pun akan ikut tergencet apabila Anda memaksa tidur menggunakan posisi tengkurap. Akibatnya, pertumbuhan dan perkembangan janin pada kandungan jadi terganggu.
Tidur tengkurap itu boleh, asalkan…
Sebetulnya, sah-absah saja bila Anda ingin tidur tengkurap. Namun, menggunakan catatan Anda tidak mempunyai riwayat penyakit tertentu yg bisa memperparahnya. Misalnya penyakit jantung atau sesak napas.
Akan namun, sebisa mungkin hindari norma tidur yang satu ini agar tidur Anda jadi lebih nyenyak & aman bagi kesehatan. Bila masih dirasa sulit untuk mengubahnya, Anda boleh tetap tidur tengkurap dengan mematuhi anggaran berikut:
Gunakan bantal tipis atau bahkan tanpa bantal saat tidur. Cara ini dapat membantu menjaga kurva alami tulang belakang supaya nir menegang atau kaku.
Letakkan bantal tambahan pada bawah panggul (pelvis). Fungsinya supaya tulang belakang Anda permanen lurus dan mengurangi tekanan berlebih di wilayah punggung.
Lakukan peregangan pada pagi hari. Sedikit peregangan pada pagi hari selama lima mnt dapat mengembalikan otot-otot tubuh yg menegang & membantu memberikan kesejukan di pagi hari.
© hellosehat.com
Salam Netizen





0 Komentar